Skip to content
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/
IzooeNews.com IzooeNews.com
IzooeNews.com IzooeNews.com
  • Home
  • NASIONAL
  • METROPOLITAN
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • Tentang Kami
  • SKYTRANS
  • Home
  • NASIONAL
  • METROPOLITAN
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • Tentang Kami
  • SKYTRANS
Subscribe
Close

Search

HEADLINEINTERNASIONALNASIONALPERISTIWA

Hari Terakhir, Pencarian 8 Jurnalis di Perluas

By bagustenankowe@gmail.com
17 September 2026 3 Min Read
0

 IzooeNews.com – Tim SAR gabungan pada hari ini, Kamis (17/9/2026) menggelar operasi hari ke 3 perpanjangan atau hari terakhir waktu operasi pencarian 8 orang hilang saat akan meliput erupsi Gunung Anak Krakatau yang berada di perairan Selat Sunda.

Area pencarian yang akan dilakukan pada hari ini, diperluas menjadi 8.509 nautical mile persegi, dengan menggunakan 24 kapal laut.

Pencarian terhadap 5 jurnalis dan 3 awak kapal Arupadhatu 1 yang hilang sejak, Senin (7/9/2026) lalu, kembali dilanjutkan hari ini.

Kasubsi operasi SAR SAR Banten, Rizki Dwianto dari Posko SAR Gabungan Marina Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Kamis (17/9/2026) pagi mengatakan, hari ini pencarian akan dimaksimalkan, dengan menambah luas areal, dan menambah jumlah alut.

“Untuk hari ini, luas area pencarian kita kembali kita tambah. Luas area pencarian H+3 dari masa perpanjangan itu di 8.509 nautical mile (NM) persegi. Untuk alut (alat utama) kapal laut yang kita gunakan, 24 unit,” ujar Rizky Dwianto.

Basarnas Banten membagi area pencarian menjadi 10 sektor. Basarnas, juga memberikan informasi kepada nelayan dan kapal yang melintas di Selat Sunda.

“Kami pun melakukan e-broadcast ke nelayan dan kapal-kapal yang sedang melintas di Perairan Selat Sunda, dan kita senantiasa berkoordinasi dengan VTS serta stakeholder terkait perihal penyebaran informasi pelaksanaan operasi SAR ini,” terangnya.

Pada operasi pencarian sejak hari pertama hingga hari ini, pencarian tak hanya dilakukan di laut, tapi juga di pesisir pantai.

“Penyisiran darat di semua pulau-pulau yang berada di sekitar Gunung Anak Krakatau, tetap kita lakukan,” jelasnya.

Sementara itu, informasi cuaca dari BMKG diterima Basarnas hari ini. Disampaikan, cuaca hari ini berawan dengan kecepatan angin 10 sampai 20 knot dan gelombang 0,5 sampai 3,5 meter.

Kemudian, PVMBG menyampaikan informasi kondisi Gunung Anak Krakatau kepada Basarnas. Disampaikan, erupsi tidak terjadi hingga pagi ini.

“Untuk pengamatan visual, gunung tertutup kabut dan asap tidak teramati. Untuk pengamatan kegempaan, masih terjadi vulkanik dangkal,” katanya.

Untuk diketahui, Kapal Speedboat Arupadhatu 1 yang membawa 8 penumpang (5 Jurnalis foto dan tiga kru kapal), dilaporkan hilang kontak di perairan Selat Sunda saat dalam perjalanan menuju ke arah Gunung Anak Krakatau, pada Senin (7/9/2026).

Kronologi Perjalanan:

Berangkat: Rombongan berangkat menggunakan kapal cepat (speedboat) dari Dermaga Pagedongan, yang berlokasi di Desa Sukarame, Carita, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kontak Terakhir: Salah satu jurnalis sempat membagikan lokasi terkini (share location) kepada rekan di Lampung, pada pukul 14.42 WIB.

Hilang Kontak: Komunikasi dengan rombongan terputus sekitar pukul 15.04 WIB dan tidak bisa dihubungi kembali hingga saat ini.

Tim SAR gabungan, sebelumnya telah melakukan penyisiran di sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Rakata, Pulau Sertung, hingga wilayah perairan Lampung.

Hingga Rabu (16/9/2026) atau hari kedua perpanjangan waktu operasional Tim SAR Gabungan, ke beradaan 5 jurnalis dan 3 ABK belum membuahkan hasil.

Dan hari ini, di hari terakhir masa waktu perpanjangan operasi pencarian, Tim SAR Gabungan masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI AL, Polairud, dan sejumlah unsur terkait lainnya.

Doa bersama tersebut, ditutup dengan harapan agar masih ada kabar baik dari para jurnalis dan kru ekspedisi yang belum ditemukan.

“Semoga masih ada cahaya kehidupan bagi teman dan saudara-saudara kita dan bisa berkumpul kembalibbersama keluarga tercinta. Semoga mereka hanya tertutup kabut dan bisa ditemukan dalam kondisi selamat,” pinta Arif.(Kbr6)

Author

bagustenankowe@gmail.com

Follow Me
Other Articles
Anak Gunung Krakatau (Kbr6)
Previous

Anak Gunung Krakatau Malam Ini Batuk Lagi

No Comment! Be the first one.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Home
  • Tentang Kami
Copyright 2026 — IzooeNews.com. All rights reserved. MTM NETWORK